Pathetique Sonata


Murnikah masih cinta yang pernah engkau tinggalkan dulu?
Atau terkurung ia di dalam kotak rahsia yang tahu hanya malu?
Atau menyengat sangat jelas ia pada waktu tengah hari engkau berdiri di tengah padang bersama mata-mata hakim menghukum engkau seperti anak kecil yang mematah bunga yang baru tumbuh?
Atau dikubur; ganti cinta baru?

Cinta lama seperti gambar usang yang tergantung di rumah nenek.
Warna purba, memori suka duka, bingkai kayu, cermin mengabu dan biar sayu tanpa ada rindu yang menjenguk.
Itulah aku,
Yang engkaubuang―walau kita pernah melawan musuh beribu.
Yang akucinta―walau ada cinta baru membawa sakti memukau,
Itulah engkau.
Dan,
kita,
sudah jauh                  berpisah,
jambatan telah r
  u
  n
  t
  u
  h
membawa aku yang gelisah,
bertanya kisah;
Murnikah masih cinta yang pernah jadikan engkau manusia.

No comments

ORKED MAG aims to stimulate dialogue and debate around social and cultural issues, arts, life and beyond, so we’d love to hear from you. Let us know what you think in the comments or connect with us on Instagram, Twitter and Facebook. Cheerio!